Minggu, 20 Maret 2016

RENUNGAN BAGI YANG MEMPUNYAI MASALAH, INSYA ALLAH BERMANFAAT..

Ini adalah salah satu pengalaman yang penulis alami, yang Insya Allah akan bermanfaat bagi teman-teman semua. mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan, kata, dan pemahaman yang mungkin tidak berkenan, karena kita disini sama-sama belajar. mohon kritik dan sarannya. :)
      Allah telah mengajarkan kita semua betapa berharganya waktu yang kita punya, jika kita tidak bergerak dengan cermat, maka waktu akan menggerakkan kita dengan PAKSA dan tidak ada rasa ikhlas.
Dan disinilah saat kita belajar ikhlas, ridho, dan cara bersabar untuk menghadapi masalah yang Allah berikan kepada kita semua. Tidak hanya itu ! Allah juga akan memberikan balasan yang setimpal dengan amal yang kita perbuat pada saat kita terkena masalah pada saat itu.
       Dan dibalik semua itu pasti ada jalan yang kau temui jika kau melihat dengan “otak terbalik”. otak terbalik itu hanya ungkapan, artinya kita harus berpikir dengan cara yang berbeda dengan cara yang sebelumnya, yang awalnya kita berpikiran tentang masalah kita itu sulit sekali dihadapi, tetapi dengan ungkapan kata otak terbalik kita bisa memahami, dan juga bisa mendapat solusi dengan cepat. Insya Allah.
        Disini penulis akan menjelaskan bagaimana cara kita menghadapi masalah tanpa ada rasa kecemasan, diantaranya sebagai berikut :
1.     1.  Dengan cara senyum .
Dengan cara ini kita akan melihat presentase kita terhadap masalah yang Allah berikan kepada kita, contohnya melihat keikhlasan yang kita punya sudahkah kita mencapai yang Allah inginkan?.
2.      Dengan cara beritighfar dan berserah diri kepada Allah
Dengan cara ini kita akan melihat bagaimana kita sadar bahwa kita sedang diperhatikan oleh Allah ataupun malaikat, bagaimana kita menyadarinya?
a.       Khilaf akan kesalahan yang kita lakukan, contohnya begini , kita telah melukai fisik seseorang , dan kita sadar bahwa perbuatan itu tidak baik . dan harus segera beristighfar dan meminta maaf kepada Allah dan orang tersebut yang telah kita kasari.
b.      Ketika kita mempunyai bnyak uang dan tidak bersyukur, atau lupa kita harus segera istighfar dan meminta maaf kepada Allah .

3.   2.   Berbuat baik kepada sesama manusia .
Perbuatan ini akan menjadikan masalah yang kita punya sedikit demi sedikit akan hilang, atau lupa , karena jika kita berbuat baik kepada sesama manusia itu, hati kita akan terasa menjadi lebih tenag lagi jika kita menjalankan nya dengan ikhlas dan hati yang lapang dada .
4.    3.  Bersedekah .
Dengan bersedekah otomatis kita akan mendapatkan pahala, jika kita ikhlas bersedekah karna Allah, dan bukan karna ingin dipuji ataupun ingin masalah hilang begitu saja. Dan tentu saja masalah yang kita hadapi akan diberikan jalan keluar oleh Allah, Insya Allah..

Perbuatan buruk yang tidak kita sadari.
Perbuatan ini adalah perbuatan yang sangat amat tidak kita sadari oleh diri sendiri, yang akan membawa kita dalam penyesalan yang selalu terfikirkan oleh kita.
Didalam sifat diri manusia itu terdapat sifat buruknya, yang tidak pernah diperlihatkan , dan jarang orang untuk mengakui sifat buruknya, padahal jika seseorang memberi tahu kepada temannya tentang sifat buruknya itu bisa jadi, orang tersebut diperhatikan oleh temannya agar selalu diingatkan agar sifat buruknya itu dikurangi/diberitahu jangan berlebihan .

Contoh sifat buruk yang tidak kita sadari :
a.       Berkata “ahh” kepada orang tua,
Sesungguhnya dosa yg paling terbesar diantara dosa yang lain ialah berkata kasar kepada kedua orang tuanya.

Dari sifat buruk yang tidak kita sadari itu membuat kita akan membuat dosa tanpa kita sadari pula, namun ada pula sifat buruk yang kita sadari tapi kita hanya diam saja/meneruskan sifat tersebut.
Contoh: mencela sesama manusia, menggosip, dan lainnya .

            Pada dasarnya kita adalah mahluk yang ingin dipuji dan dibangga - banggakan oleh orang lain, jika kita telah mnyadari akan hal tersebut, segeralah beristighfar dan merenungkan apakah kita masih bisa untuk diampuni dosanya. Disini penulis akan memberikan motivasi bagi pembaca yang budiman, salah satu cara agar kita menyadari akan hal yang buruk kita senantiasa beristighfar kepada Allah SWT, dan menjalankan segala perintah nya dan meninggalkan larangannya. Dalam menjalani hidup kita harus berfikir secara efisien dan pasti akan meraih kesuksesan, tnttunya semua butuh proses dan hidup yang kalian jalani itu seperti mengayuh sepeda, jika kita berusaha dan mengayuh terus menerus kita akan mendapat apa yang kita usahakan.
            Hidup itu harus dijalani jika tidak dijalani maka tidak hidup, jangan seperti manusia yan hanya ingin harta dan kemewahan dunia saja, kita harus rendah hati tetapi bukan rendah diri. salah satu potensi untuk menjadikan hati kita keras yaitu umumnya mudah emosi, tidak berpikir jernih, jika ada orang sudah seperti sifat tersebut, maka akan susah diberi pencerahannya, harus benar-benar dengan orang yang tepat untuk berbicara kepadanaya. Jika kita merasakan atau mengalami hal / sifat diatas, maka hendaklah kita menenangkan hati,
Adapun cara atau sesuatu yang membuat hati kita tenang yaitu:
1.      1. Membaca Al-Qur’an
Dengan membaca Al-Qur’an hati kita seakan tersirami air yang sejuk, jangan membaca hanya karna kesejukan hati, tetapi dengan atas ingin mendapat pahala dari Allah SWT.

2.      2. Berbuat baik (dengan Ikhlas)
Berbuat baik tidak hanya dengan menolong sesama saja, melainkan dengan cara bersedekah, mematuhi perkataan orang tua, dan lain sebgainya, dengan hati yg ikhlas, semua perbuatan yang kita lakukan harus didasari dengan ikhlas, insya Allah akan mendapat ketenangan dan ketentraman hati.


3.      3. Beristghfar
Beristighfar adalah salah satu penenang hati seseorang, beristighfar disepertiga malam kita akan jauh lebih baik keimbang disiang hari, karna dimalam hari Allah lebih senang umatnya berdoa pada malam hari, dan bukan hanya pada malam hari saja kita dianjurkan beristighfar, disetiap hari sesudah sholat fardhu dan sunnah kita boleh beristighfar. Insya Allah hati dan pikiran akan tenang, dengan syarat membaca istighfar harus khusyu dan tidak terburu-buru.